siluet

siluet
hijaberscommunityjakarta commitee

Rabu, 11 Juni 2014

Tugas DNA-Adduct

Ini adalah Tugas Biomarker atau Biokimia III 
Pertanyaan-pertenyaan mengenai DNA-Adduct Kanker atau adanya mutasi genetik

Nama                   : Rizkia Ichty Garniani
NPM                    : 0806399981
Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Indonesia
Tugas Matakuliah KS Biokimia III

1.      Apakah yang dimaksud dengan DNA-Adduct ?
Yang dimaksud engan DNA-Adduct adalah dimana terdapat suatu senyawa yang dapat berikatan denngan DNA yang akan membentuk ikatan kovalen sehingga dapat menyebabkan terjadinya mutasi  pada DNA dan memicu terjadinya pembentukan atau pembelahan sel secara terus menerus tanpa adanya control atau yang biasa disebut kanker , karena sifat dari senyawa yang tergolong dalam DNA-Adduct bersifat karsinogenesik dan mutagenesik pada DNA.
2.      Bagaimanakah meyakini bahwa DNA-Adduct sebagai biomarker resiko kanker?
Biomarker dapat dibuktikan dengan keluarnya suatu metabolit lain dalam tubuh yang tidak reaktif sehingga mudah untuk dikeluarkan ataupun dieksresikan yang berasal dari DNA-Adduct. Untuk lebih meyakinkan proses ini biasanya diujikan suatu sample ( urin ) dimana urin adalah salah satu hasil eksresi dimana dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa suatu paparan DNA-Adduct akan berbanding lurus dengan konsentrasi dari biomarker tersebut. Contohnya adalah  senyawa metil metal krilat yang masuk kedalam tubuh akan dieksresikan melalui urin dimana akand ilakukan pengujian dengan menggunakan UV-vis maupun HPLC dimana senyawa tersebut mendapatkan hasil adanya dampak paparan yang terjadi pada pengguna gigi palsu,karena senyawa tersebut dapat berkoagulasi dengan enzim-enzim yang ada didalam mulut.
3.      Bagaimana terjadinya proses pembentukan DNA-Adduct ?
DNA-Adduct dapat terbentuk atau masuk kedalam tubuh melalui tiga cara yaitu adanya senyawa prokarsinogenik atau yang dapat menyebabkan kanker yang masuk kedalam tubuh dengan cara ingesti, inhalasi dan absorbsi pada pori-pori dermis kulit. Senyawa tersebut dapat berbiotransformasi didalam tubuh yang mengakibatkan terbentuknya suatu gugus fungsi yang bersifat polar dan mudah larut dalam air yanga dalam tubuh sehingga dapat dieksresi keluar dari tubuh biasanya memalui urin. Tetapi pada kasus lainsring membentuk suatu gugus lain biasanya adalah gugus epoksida dimana berperan dalam membentuk ikatan kovalen dengans enyawa lain yang ada dalam tubuh sehingga menyebabkan kanker atau tumor.
Basa guanin maupun adenin adalah basa yang sering kali diserang karena merupakan derivat dari purin yang memiliki nitrogen ( N) yang banyak sehingga terjadi proses DNA-Adduct didalam tubuh maka lebih reaktif dan mudah diserang. Proses pembentukan iktan kovalen biasanya disebut apoptosis dimana ini menyebabkan kematian sel   terprogram atau kerusakan sel yang kritis dehingga ,menyebabkan kerusakan pada sel maupun jaringan dan berdampak  pada munculnya DNA yang termutasi   tidak terkendali sehingga dapat berakibat kanker.
4.      Faktor yang mempengaruhi pembentukan DNA-Adduct ?
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan DNA-Adduct adalah adanya paparan senyawa yang dapat menyebabkan mutasi DNA atau sering disebut juga senyawa adduct yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada DNA apabila dalam jangka waktu yang lama terus menerus mengalami paparan. Para perokok, pekerja pabrik industri kimia, makan makanan yang banyak mengandung zat berbahaya dan menghirup gas prokarsinogenik  adalah salah satu faktor terbentuknya DNA-Adduct apabila terus-menerus dan terpapar dalam jangka waktu yang lama.
5.      Berikan contoh dari DNA-Adduct ?

Dalam genetika molekuler, aduk DNA adalah bagian dari DNA kovalen terikat pada senyawa  kimia (penyebab kanker). Proses ini bisa menjadi awal dari sebuah sel kanker, atau karsinogenesis. DNA-Adduct dalam percobaan ilmiah digunakan sebagai biomarker dari paparan dan dengan demikian yang mereka diukur untuk mencerminkan secara kuantitatif, untuk perbandingan, jumlah paparan karsinogen terhadap organisme subjek, misalnya tikus atau binatang hidup lainnya. Kondisi eksperimental untuk studi, adduct DNA tersebut disebabkan oleh karsinogen diketahui, dari yang umum digunakan adalah DMBA (7,12-dimetilbenza. Misalnya, istilah "aduk DMBA-DNA" dalam jurnal ilmiah mengacu pada sepotong DNA yang telah DMBA melekat padanya. Kehadiran aduk seperti menunjukkan paparan sebelum karsinogen potensial, tetapi tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya kanker pada hewan subjek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar